Medan – Ketua Forum Komunikasi Kawan Selapau (FKKSL), Arman Tanjung yang akrab disapa Aan Tanjung, menyampaikan ucapan selamat memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 2026 Masehi.
Dalam momentum pergantian tahun baru Islam tersebut, Aan Tanjung berharap umat Islam memperoleh keberkahan, kemajuan, dan kemenangan dalam berbagai aspek kehidupan.
“Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Semoga di tahun yang baru ini umat Islam mendapatkan kemenangan dan keberhasilan dalam segala hal,” ujar Aan Tanjung, Selasa (16/6/2026).
Menurut Aan, peringatan Tahun Baru Islam tidak sekadar menjadi seremoni pergantian kalender Hijriah, tetapi juga merupakan momentum refleksi spiritual bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri.
Ia menilai, semangat hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW harus dimaknai sebagai upaya memperbaiki kualitas kehidupan, baik secara pribadi, sosial, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Momentum ini menjadi saat yang tepat untuk meneguhkan semangat hijrah menuju peradaban yang lebih baik. Jadikan setiap peristiwa yang terjadi di dunia ini sebagai pelajaran dan motivasi untuk meraih kemenangan bagi umat Islam,” katanya.
Aan juga mengingatkan bahwa Islam memiliki sejarah panjang di Nusantara. Berdasarkan sejumlah catatan sejarah, agama Islam diperkirakan telah masuk ke Indonesia sejak abad ke-7 Masehi atau sekitar tahun 651 Masehi yang bertepatan dengan tahun 31 Hijriah.
Menurutnya, keberadaan Islam di Indonesia telah berlangsung selama kurang lebih 14 abad dan menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah bangsa.
“Sejarah mencatat bahwa pada masa Kekhalifahan Muawiyah bin Abu Sufyan, para pedagang dan musafir Arab mulai datang ke Nusantara. Salah satu bukti yang sering disebut adalah keberadaan komunitas Muslim di wilayah pesisir barat Sumatera, termasuk kawasan Barus yang berada di Sumatera Utara,” ujarnya.
Aan menambahkan, panjangnya perjalanan Islam di Indonesia menunjukkan bahwa nilai-nilai ajaran Islam telah berkontribusi dalam membentuk kehidupan masyarakat yang berlandaskan akhlak, persaudaraan, dan persatuan.
Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, lanjut Aan, umat Islam hendaknya terus menjadikan ajaran Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Semoga Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kontribusi umat dalam membangun bangsa dan negara,” tutupnya. (Pu)




























