Medan – Komunitas “Kawan Selapau” yang digagas Arman Tanjung, yang akrab disapa Aan Tanjung, mulai menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat jalinan silaturahmi antaranggota. Dalam waktu dekat, komunitas tersebut berencana membentuk struktur kepengurusan resmi yang mencakup ketua, sekretaris, dan bendahara sebagai bagian dari penguatan organisasi.
Nama “Kawan Selapau” diambil dari istilah dalam bahasa Minangkabau yang merujuk pada pertemanan di satu tempat nongkrong atau warung, yang sarat nilai kebersamaan dan kedekatan sosial.
Arman Tanjung mengatakan, kehadiran komunitas ini tidak hanya sebagai wadah berkumpul, tetapi juga memiliki tujuan sosial yang lebih luas. Menurut dia, komunitas tersebut diharapkan menjadi sarana untuk saling membantu dalam berbagai situasi, seperti acara pernikahan maupun kebutuhan sosial lainnya di antara anggota.
“Hubungan antarsesama anggota dapat terjalin secara kekeluargaan,” ujar Arman saat ditemui di salah satu warung teh susu telur (TST) di Jalan Bromo, Medan, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, nilai kebersamaan menjadi fondasi utama dalam pembentukan komunitas tersebut. Di tengah kehidupan masyarakat yang cenderung semakin individualistis, keberadaan komunitas seperti Kawan Selapau dinilai mampu menghadirkan ruang interaksi sosial yang lebih hangat dan saling mendukung.
Pembentukan struktur kepengurusan dinilai penting untuk memastikan setiap program dan kegiatan berjalan terarah serta berkelanjutan. Dengan pembagian peran yang jelas, koordinasi antaranggota diharapkan menjadi lebih efektif.
Ke depan, berbagai kegiatan sosial akan dikembangkan, mulai dari gotong royong, bantuan kemanusiaan, hingga aktivitas edukatif bagi anggota.
Arman berharap, Komunitas Kawan Selapau dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga masyarakat luas, dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan kekeluargaan. (Bustami)




























