Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Tanah Air pada Sabtu (30/5) setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Prancis. Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di berbagai bidang strategis.
Pesawat yang membawa Presiden beserta rombongan terbatas mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 10.00 WIB. Setibanya di Jakarta, Presiden disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita.
Selama berada di Paris, Presiden Prabowo menjalani sejumlah agenda kenegaraan untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Prancis. Salah satunya menghadiri upacara penyambutan resmi yang digelar di Les Invalides sebagai bentuk penghormatan dari Pemerintah Prancis kepada kepala negara Indonesia.
Presiden Prabowo juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, di Istana Élysée. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis serta peluang peningkatan kerja sama di sejumlah sektor.
Di bidang ekonomi, Presiden Prabowo dan Presiden Macron menghadiri peluncuran France–Indonesia High Level Business Council. Forum tersebut mempertemukan 30 pimpinan perusahaan dan industri dari kedua negara dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai USD 1,3 triliun. Kegiatan itu juga menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan pertahanan.
Rangkaian kunjungan kenegaraan turut diisi jamuan makan malam kenegaraan yang diselenggarakan Presiden Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée. Acara tersebut menjadi simbol penguatan hubungan persahabatan dan kemitraan antara Indonesia dan Prancis.
Di sela agenda resmi, Presiden Prabowo melaksanakan Salat Iduladha bersama masyarakat dan diaspora Indonesia di Paris. Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan berinteraksi dengan warga negara Indonesia yang berada di Prancis.
Kunjungan kenegaraan ini merupakan bagian dari upaya diplomasi Indonesia untuk memperluas kemitraan global, memperkuat posisi Indonesia di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi kepentingan nasional.
Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (**)



























