Jakarta – Pemerintah mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi berbasis komunitas. Dalam proses tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dipercaya untuk mengawal pengadaan sumber daya manusia (SDM) agar berlangsung transparan, akuntabel, dan berbasis sistem merit.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam konferensi pers bertajuk “Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih” yang digelar di Jakarta, Rabu (15/04/2026). Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, hadir mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan memaparkan perkembangan signifikan program Koperasi Desa Merah Putih. Hingga saat ini, jumlah koperasi yang telah terbentuk mencapai lebih dari 30.000 unit dan ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Juli 2026. Sementara itu, program Kampung Nelayan Merah Putih telah melibatkan 5.476 tenaga pengelola.
Ia menjelaskan bahwa para manajer dalam program Kampung Nelayan Merah Putih akan direkrut sebagai pegawai badan usaha milik negara di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Setelah menjalani masa kerja selama dua tahun, mereka akan dialihkan untuk bergabung ke Koperasi Desa Merah Putih.
Lebih lanjut, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara terbuka tanpa jalur khusus. “Tidak ada jalur khusus. Semua harus melalui mekanisme yang terbuka,” ujarnya.
BKN, sebagai lembaga yang selama ini dikenal mengelola seleksi aparatur sipil negara melalui sistem Computer Assisted Test (CAT), akan memastikan standar yang sama diterapkan dalam rekrutmen SDM program ini. Kepala BKN, Zudan, menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap tahapan seleksi.
“BKN akan mengawal proses ini agar berjalan sesuai prinsip sistem merit, mulai dari pengawasan mekanisme seleksi hingga penjaminan standar kualifikasi,” kata Zudan.
Ia menambahkan, pengadaan SDM tidak hanya bertujuan memenuhi target jumlah tenaga kerja, tetapi juga memastikan kualitas SDM yang kompeten dan dapat dipercaya dalam mengelola program strategis nasional tersebut.
Proses pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui portal resmi pemerintah di phtc.panselnas.go.id tanpa dipungut biaya. Rekrutmen ini terbuka bagi lulusan diploma tiga (D-3) hingga sarjana (S-1) dari berbagai jurusan, sehingga memberikan kesempatan luas bagi talenta muda di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi desa dan sektor kelautan. (Tam)



























